DENPASAR, Nusainsight.com – Edging adalah teknik seksual yang semakin dikenal sebagai cara untuk meningkatkan kepuasan dalam hubungan intim. Teknik ini dilakukan dengan menunda orgasme melalui penghentian atau perlambatan rangsangan, sehingga klimaks yang dicapai terasa lebih intens.
Edging, yang juga disebut controlled ejaculation atau orgasm control, melibatkan pengendalian diri saat mendekati puncak orgasme. Proses ini dapat diulang beberapa kali sebelum akhirnya mencapai ejakulasi penuh. Dengan menunda orgasme, individu dapat merasakan puncak kenikmatan yang lebih intens.
Selain memberikan pengalaman seksual yang lebih mendalam, teknik ini juga bermanfaat untuk memperpanjang durasi bercinta, melatih kontrol diri, hingga membantu mengurangi risiko ejakulasi dini. Namun, perlu diingat, edging juga memiliki potensi risiko seperti frustrasi seksual, kecemasan, bahkan disfungsi ereksi jika dilakukan berlebihan.
Agar aman dan efektif, para ahli menyarankan komunikasi terbuka dengan pasangan, eksplorasi bertahap, penggunaan pelumas, serta menjaga tubuh tetap rileks. Dalam beberapa kasus, edging juga digunakan sebagai bagian dari terapi seksual untuk mengatasi ejakulasi dini.
Jika teknik ini menimbulkan stres atau ketidaknyamanan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau terapis seks agar mendapatkan pendampingan profesional.(NI 01)