Tumpek Krulut, Valentine Bagi Umat Hindu

valentines-day-background-2156174_1920
PERAYAAN - Perayaan Tumpek Krulut, yang jatuh setiap enam bulan sekali, akan dirayakan oleh umat Hindu pada Sabtu, 7 Juni 2025. Hari suci ini dipersembahkan untuk memuliakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi sebagai Dewa Iswara atau Kawiswara.(pixabay/sweetlouise)

DENPASAR, Nusainsight.com – Perayaan Tumpek Krulut, yang jatuh setiap enam bulan sekali. Tahun ini akan dirayakan oleh umat Hindu pada Sabtu, 7 Juni 2025. Hari suci ini dipersembahkan untuk memuliakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi sebagai Dewa Iswara atau Kawiswara. Tumpek Krulut jatuh pada hari Sabtu Kliwon, wuku Krulut, yang merupakan bagian dari sistem penanggalan Bali yang unik.

Selain sebagai hari suci keagamaan, Tumpek Krulut juga memiliki makna penting sebagai simbol kasih sayang antar sesama manusia. Perayaan ini telah diatur dalam Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2022 dan Instruksi Gubernur Nomor 08 Tahun 2023. Kebijakan ini mengatur perayaan Tumpek Krulut dengan pelaksanaan Jana Kerthi. Instruksi ini mengajak seluruh masyarakat Bali untuk merayakan hari suci ini guna menciptakan hubungan yang harmonis antara sesama manusia.

Baca Juga  Jangan Salah! Ini Makna Rainan Sugihan Jawa dan Sugihan Bali

Tumpek Krulut juga mengandung nilai filosofi Tri Hita Karana. PErayaan ini mengajarkan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, dan manusia dengan sesama. Kata “Krulut” berasal dari kata “lulut,” yang berarti cinta, kasih sayang, ikatan, dan welas asih. Tumpek Krulut juga dikenal sebagai Tumpek Gong. Sebab, diyakini sebagai hari untuk memuja Dewa Iswara, yang berhubungan dengan seni dan keindahan, seperti suara gong yang indah.

Pada perayaan ini, umat Hindu menghaturkan banten atau sesajen berupa peras, pengambean, ajuman, dan tipat gong. Sebelum upacara, dilakukan ritual mabyekala atau beakaon untuk penyucian diri. Tumpek Krulut juga dipercaya sebagai hari untuk melakukan penyembuhan, terutama bagi anak-anak yang sulit berbicara.

Baca Juga  Hati-hati! Jangan Biarkan Diri Dikuasai oleh Buta Galungan

Prayaan Tumpek Krulut kini terus digaungkan sebagai momentum bagi umat Hindu untuk mempererat tali kasih sayang. Selai itu juga memperkuat hubungan dengan Tuhan serta alam semesta. Hari suci ini menjadi bukti nyata pentingnya cinta kasih dalam kehidupan bermasyarakat.(NI 01)

Facebook
X
Threads
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

admin-ajax-1.jpeg